FAKULTAS KEDOKTERAN

Sekapur Sirih

Indonesia dengan jumlah penduduk yang mencapai angka 273 juta jiwa masih memiliki persoalan dalam pemenuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter untuk menjamin pelayanan kesehatan yang memadai. Saat ini, rasio dokter di Indonesia adalah 5:10.000 penduduk (www.kki.go.id), Rasio ini baru mencapai setengah dari rasio yang ditetapkan World Health Organization (WHO), yaitu 1:1000 (www.who.int). Di sisi lain, tidak semua tenaga dokter yang ada saat ini bekerja melakukan pelayanan kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes). Menurut data Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Pusdatin Kemenkes RI) pada tahun 2019, jumlah tenaga dokter yang melakukan pelayanan kesehatan di Fasyankes hanya mencapai 40 tenaga dokter per 100.000 penduduk. Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga medis terutama dokter umum masih jauh dari cukup.

Lima Alasan Pendirian Fakultas Kedokteran IPB University

1. Kebutuhan Dokter di Indonesia

Indonesia dengan jumlah penduduk yang mencapai angka 273 juta jiwa masih memiliki persoalan dalam pemenuhan tenaga kesehatan. Berdasarkan standar WHO mengenai rasio ideal dokter dengan penduduk yakni 1:1000, Indonesia membutuhkan dokter sebanyak 273.984 orang. Saat ini, baru terdapat 101.476 dokter, sehingga pada tahun 2022 jumlah kekurangan dokter umum adalah sebanyak 172.508 orang. Daerah yang paling banyak membutuhkan dokter adalah Provinsi Jawa Barat, dengan kekurangan dokter sebanyak 36.947 orang dokter. Pembukaan Fakultas Kedokteran di IPB University akan berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan akan tenaga dokter di Indonesia terutama di Jawa Barat.

Profil Lulusan

Lulusan Prodi Dokter FK-IPB diharapkan berperan dalam memberikan pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan. Selain itu, dokter lulusan FK-IPB juga dapat melayani kebutuhan kesehatan, meningkatkan taraf kesehatan, serta pencegahan penyakit dan penanganan kesehatan khususnya insan agromaritim Indonesia. Untuk melakukan tugasnya dengan efektif, dokter dituntut dapat mengelola masalah kesehatan yang timbul, mengambil keputusan tata laksana yang harus dilakukan, serta dapat membangun komunikasi efektif dengan berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, kemajuan teknologi di bidang kesehatan juga menuntut dokter untuk dapat melakukan penelitian di bidang kedokteran herbal.

 

Ketua IDI Cabang Kota Bogor – dr. H. Ilham Chaidir, M.Kes

Saya dengan bangga memberikan testimoni ini sebagai Ketua IDI Cabang Kota Bogor untuk menyampaikan apresiasi dan pengakuan kami terhadap IPB University sebagai mitra kerjasama yang luar biasa dalam menunjang pendidikan, terutama pendidikan kedokteran, peningkatan kesehatan masyarakat, serta memberikan pelayanan yang baik dan bermutu di wilayah ini.

Sebagai seorang dokter dan juga anggota IDI, saya sangat menghargai upaya IPB University dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional dan terdidik. IPB University telah membuktikan komitmen yang kuat untuk mewujudkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi. Kurikulum yang holistik dan berbasis ilmiah, didukung oleh tenaga pengajar yang berkualitas dan fasilitas yang memadai, menjadikan IPB University sebagai institusi yang mampu melahirkan lulusan-lulusan yang siap menghadapi tantangan dalam dunia medis.

Selain itu, IPB University juga berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Bogor dan sekitarnya. Melalui program-programnya yang berorientasi pada pencegahan penyakit dan promosi kesehatan, IPB University memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan komunitas yang dilakukan oleh IPB University, seperti penyuluhan kesehatan, kampanye vaksinasi, dan layanan kesehatan masyarakat yang terjangkau dan berkualitas. Kami juga ingin mencatat effort IPB University dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendukung dan mendorong penelitian dalam bidang kesehatan. Kolaborasi yang baik antara IPB University dengan IDI Cabang Kota Bogor akan menghasilkan berbagai penelitian yang relevan dan inovatif, yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebagai Ketua IDI Cabang Kota Bogor, saya merasa sangat beruntung dan bangga menjalin kemitraan dengan IPB University dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kami berharap kerjasama ini akan terus berlanjut dan semakin ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.

Terima kasih kepada IPB University atas dedikasi dan komitmennya yang luar biasa dalam menghasilkan generasi penerus yang berdedikasi tinggi dalam bidang kesehatan. Kami mengakui dan menghargai peran penting IPB University dalam mendorong kualitas dan kemajuan sektor kesehatan di wilayah ini. Semoga kerjasama ini dapat berlanjut dan menjadi contoh yang menginspirasi bagi institusi pendidikan dan kesehatan lainnya.

Sukses selalu untuk IPB University! 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur – dr. Irvan Nur Fauzy, M.Kes

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kami atas nama pemerintah Kabupaten Cianjur mengucapkan selamat dan sukses atas dimulainya penyelenggaran pendidikan FK IPB University Kota Bogor dan semoga bagi kami warga Kabupaten Cianjur yang ingin meneruskan pendidikan ke kedokteran bisa menjadi alternatif yang bagus bagi mereka untuk mendapatkan pendidikan disana. Selanjutnya juga dengan kita bersama dalam satu kawasan BOCIMI (Bogor, Cianjur, Sukabumi) tentunya ini akan menjadi solusi yang baik dan meningkatkan kerjasama kita antara pendidikan pemerintah daerah di bawah konsep Academic Health System (AHS) yang bersama kita kuatkan. Saya optimis dan saya senang sekali kedepan kita bisa lebih baik lagi dalam menjalankan konsep tersebut, sekali lagi selamat dan sukses semoga selalu jaya FK IPB University.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor – dr. Sri Nowo Retno, MARS

Dinas Kesehatan Kota Bogor mendukung dan menyambut baik dibukanya Fakultas Kedokteran IPB University.
Dengan berdirinya FK IPB University diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga dokter di wilayah Bogor Raya khususnya dan Indonesia umumnya. Juga diharapkan dapat bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor dalam Academic Health System dan keberadaannya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Semoga menghasilkan lulusan dokter dengan kualitas five stars doctor yaitu sebagai Care Provider, Decision Maker, Communicator, Community leader dan Manager.

Plt. Direktur RSUD Palabuhanratu – dr. Luhung Budiailmiawan, Sp.PK

Atas nama RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, sangat menyambut baik dengan berdirinya FK IPB. Dengan dekatnya pusat pendidikan kedokteran di wilayah selatan Jawa Barat ini akan banyak putera-puteri dari Kabupaten Sukabumi untuk menimba ilmu di FK IPB Bogor, sehingga akan membawa dampak perubahan terutama dalam bidang kesehatan menjadi lebih baik. Harapan besar kami adalah FK IPB ini dapat berkembang lebih baik dan maju sampai dapat mengadakan pendidikan spesialis dan subspesialis. Kita bersinergi secara positif untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan. Maju terus FK IPB

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi  – dr. Rika Mutiara Sukanda, MHKes

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan selamat kepada IPB University atas dibukanya program FK. Dan dengan dipilihnya Kabupaten Sukabumi dalam hal ini RSUD Palabuhan Ratu dan Puskesmas Palabuhan Ratu untuk lahan praktik mahasiswanya, sekaligus dapat membantu memperkenalkan Pariwisata di Kabupaten Sukabumi khususnya di Palabuhan Ratu, sebagai Kawasan Pariwisata Laut yang masuk dlm UGG (Unesco Global Geopark).
Selamat sekali lagi kepada IPB University, semoga sukses dengan terus mencari inovasi-inovasi dalam dunia pendidikan, terutama di dunia Kedokteran.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ketua IDI Kabupaten Bogor – dr. Kornadi Sp.JP, MKM

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya, dr. Kornadi Sp.JP, Ketua IDI Kabupaten Bogor.

  1. Berharap betul FKIPB mampu melahirkan dokter-dokter baru yang bisa mengikuti tantangan perkembangan zaman baik dari segi keilmuan maupun dari segi teknologi
  2. Berharap FKIPB mampu melahirkan dokter-dokter yang mempunyai skill komunikasi dan empati yang baik dengan pasien
  3. Melahirkan dokter-dokter yang tetap menjunjung tinggi etik

Dan kami, untuk itu, mendukung dengan sangat FKIPB mampu memproduksi dokter-dokter yang berkualitas.

Ketua IDI Kabupaten Cianjur – dr. Ronny Hadyanto

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Cianjur mewakili seluruh pengurus dan anggota IDI Cabang Cianjur, mengucapkan selamat dan sukses atas dibukanya Fakultas Kedokteran di IPB University Bogor. 

Kami merasa sangat bangga atas kerjasama yang telah terjalin antara IDI Cabang Cianjur dan Fakultas Kedokteran IPB University Bogor. Kerjasama ini semoga senantiasa dapat memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak.

Bagi IDI Cabang Cianjur, kerjasama ini  memberikan harapan akses kepada kegiatan yang bermanfaat bagi anggota IDI Cianjur. Misalnya, memberikan kesempatan kepada para dokter yang tergabung di IDI Cianjur untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dengan mengikuti seminar dan pelatihan yang diselenggarakan oleh FK IPB University. Selain itu juga memungkinkan IDI Cabang Cianjur untuk bertukar informasi dan pengalaman dengan para dosen dan dokter yang mengajar di Fakultas Kedokteran IPB University Bogor.

Bagi Fakultas Kedokteran IPB University Bogor, kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa FK untuk bisa belajar dari pengalaman para dokter yang telah berpraktik selama bertahun-tahun. Hal ini dapat membantu mahasiswa kedokteran untuk belajar lebih banyak tentang praktik kedokteran yang sebenarnya. Kerjasama ini juga dapat membantu mahasiswa kedokteran untuk membangun jaringan dengan para dokter yang dapat membantu mereka mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Ke depan dapat juga dikembangkan untuk bekerjasama dalam bidang penelitian kedokteran

Kami berharap kerjasama ini dapat terus berjalan dan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang. Kerjasama ini sangat penting bagi kemajuan pendidikan kedokteran di Indonesia, serta untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mendukung upaya transformasi kesehatan.

Terima kasih.